Jumat, 04 April 2008

Dari Depok Dalam aku naik angkot menuju stasiun Depok. Di stasiun aku membeli karcis kereta menuju cikini dengan harga Rp 1500. Aku diajak temanku, Purnomo untuk jalan-jalan ke Jakarta naik kereta. Ini pengalamanku pertama kali naik kereta dari Depok ke Jakarta.

Akhirnya kereta datang dari arah bogor. Penumpang yang siap masuk begitu antri. Begitu pintu kereta terbuka, entah siapa mendorong dengan keras semua penumpang. Hingga aku dan Purnomo dengan terpaksa terdorong hingga masuk ke dalam kereta, juga terpojok masuk hingga menabrak jendela kereta. Keadaannya seperti kacau saat itu. Beberapa penumpang terdengar berteriak mengingatkan “awas copet!”

Setelah semua penumpang dipaksa masuk ke dalam kereta, kemudian pintunya ditutup. Tak beberapa lama, seseorang mengaku hpnya dicuri, ke setiap orang ia meminta hpnya dikembalikan, ia begitu memelas agar hpnya segera dikembalikan. Ia lelaki masih muda, mengenakan kemeja putih tangan panjang, celana bahan warna hitam.

“Bang, tolong dong hp gue dibalikin” katanya

Semua tak memperdulikan, juga aku dan Purnomo. Hingga akhirnya ia turun di stasiun UI Depok. Kereta melaju, melewati stasiun-stasiun. Di setiap stasiun penumpang sedikit demi sedikit turun. Terbayang kecurigaan, bahwa yang mendorong di kereta tadi adalah kawana copet, ketika semua penumpang didorong masuk ke dalam kereta, kemudian kawanan copet beraksi dengan leluasa. Apabila lengah, maka barang bawaan akan melayang.

Aku dan Purnomo turun di stasiun cikini. Tiba-tiba seseorang berbadan besar agak gemuk, kulitnya hitam mengenakan topi kupluk berkata “bang, copet di kereta tadi sekitar dua puluh orang”

1 komentar:

Anonymous mengatakan...

wah bung,pengalaman waktu itu juga masih gw ingat dengan baik!Tapi gw justru lupa, kita dulu mau kemana ya?